Senin, 10 Maret 2014

MOTTO

Jika sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari luar, maka kehidupan di dalam telur berakhir.

Tapi......
Jika sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari dalam, maka kehidupan baru telah LAHIR.

HAL-HAL BESAR selalu dimulai DARI DALAM.

TUHAN tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, Bunga selalu mekar, dan Mentari selalu bersinar...

Tapi ketahuilah bahwa DIA selalu memberi pelangi di setiap badai, Senyum di setiap air mata, Berkah di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa.

Jangan pernah menyerah sahabat, Terus berjuanglah.

“Life is so beautiful”.

Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan perjalanan maka nikmatilah.

•Hidup adalah tantangan, hadapilah.

•Hidup adalah anugerah, terimalah.

•Hidup adalah pertandingan, menangkanlah.

•Hidup adalah tugas, selesaikanlah.

•Hidup adalah cita-cita, capailah.

•Hidup adalah misteri, singkapkanlah.

•Hidup adalah kesempatan, ambillah.

•Hidup adalah lagu, nyanyikanlah.

•Hidup adalah janji, penuhilah.

•Hidup adalah keindahan, bersyukurlah.

•Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah.

1 hal yang buat kita Bahagia adalah CINTA

1 hal yang buat kita tambah Dewasa adalah MASALAH

1 hal yang buat kita Hancur adalah PUTUS ASA

1 hal yang buat kita Maju adalah USAHA

1 hal yang buat kita Kuat adalah DOA..

Kisah Seorang Pemuda yang Menggugah Iman

Pernah suatu malam ketika saya keluar dari Masjid Nabawi setelah menunaikan sholat Isya berjama'ah, saya melihat 1 org di halaman masjid nabawi yg dikerumuni oleh bnyak org...
Timbul di hati saya rasa penasaran ingin melihat ada apakah gerangan...??

Ternyata disana ada seorang pemuda yg sedang duduk di kursi roda. Dan yg menarik adalah dia sama sekali tidak bs menggerakan anggota tubuhnya, walaupun 1 jarinya..


MasyaAllah ternyata dia seorang pemuda yg terkenal di TV arab saudi dan di internet karena ceritanya yg luar biasa...


Dia dahulu adalah seorang pemuda yg hebat dalam olahraga renang dan menyelam, tp sayangnya dia termasuk pemuda yg tertipu oleh glamornya kehidupan dunia yg fana ini. Dia suka melalaikan sholat dan durhaka kpd kedua org tuanya...


Tibalah pada suatu hari yg telah merubah hidupnya 180 derajat menjadi seorang pemuda yang mengenal Allah...


Suatu saat di pantai ketika dia ingin berenang dan menyelam, dia melompat ke dalam air dan tiba-tiba kepalanya jatuh dan terbentur oleh batu karang yg berada di dalam air tersebut, yang menyebabkan dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali, persis seperti yg saya lihat pada saat saya bertemu dengannya...


Kemudian teman-temannya menolongnya untuk membawanya ke rumah sakit tp qaddarullah tubuhnya tetap tidak bisa digerakkan sama sekali...


Tapi apa yg terjadi setelah itu ya ikhwani....??

Kejadian itulah yang menjadi titik balik baginya utk menerima hidayah Allah...

Setelah kejadian itu dia benar-benar bertaubat kpd Alloh dan mengakui semua dosa2nya, kemudian dia mulai untuk mempelajari ilmu agama, sampai skrg ini SubhanAllah...


Dia menjadi seorang dai yang sering mengisi di kajian2 di saudi arabia, dan menceritakan ttg kisahnya tersebut...

Allahu Akbar...

Yang lebih menakjubkan lg ya ikhwani dia berkata:


"Demi Allah, Tidak ada kenikmatan yg sangat nikmat kecuali pada saat sekarang ini, jika dibandingkan dengan keadaan saya dahulunya yang bisa berbuat apapun tapi jauh dari Allah. Sekarang ini tubuh saya tidak bisa digerakkan tapi saya mengenal Allah, saya masih diberikan umur untuk dapat bertaubat dan beribadah kepada-Nya."

SubhanAllah...

Dan ada 3 keinginannya yg mengharukan stelah dia mengalami sakit ini,

Apa saja keinginannya itu:

1. Dia ingin bisa membolak-balikkan mushaf Al-Quran dengan tangannya sendiri


2. Dia ingin bisa sujud kpd Allah walaupun hanya satu kali


3. Dia ingin bisa memeluk ibunya tercinta yg dahulunya dia durhakai


SubhanAllah....


Lihatlah ya ikhwani, banyak sekali pelajaran yang sangat berharga yang bisa kita petik dari kisah ini...


Pemuda tersebut adalah seseorang yang tidak bisa mengerakkan tubuhnya sama sekali tapi Allah berikan kepadanya nikmat yang tidak semua manusia bisa mendapatkan nikmat tersebut. Nikmat Manisnya iman di dalam hatinya, Allah berikan kepadanya nikmatnya bermunajat kepada Rabb semesta alam, Allah berikan kepadanya syurga dunia....


Sekarang pertanyaan besar yang harus kita jawab adalah bagaimana dengan kita ya ikhwani.....??


Anggota tubuh kita dapat kita gerakkan semau kita tanpa ada kendala sedikitpun, tapi apakah kita dapat merasakan manisnya iman yg dirasakan oleh pemuda tersebut....??


Apakah tangan ini sering membuka Al-Quran, yang itu adalah salah satu dari keinginan pemuda tersebut...


Apakah hati ini sering khusu' ketika kita sujud kepada Allah, yang ini juga adalah salah satu keinginan pemuda itu...


Dan apakah diri kita ini telah berbuat baik, berbakti kepada kedua orang tua kita, yang ini pula adalah salah satu dari keinginan pemuda itu...


Hisablah diri ini sebelum diri ini dihisab di hadapan Allah kelak....!!

Mudah-mudahan dapat menjadi renungan bagi diri saya khususnya dan bagi kita semua pada umumnya...aamiin...

Keinginan Tak Sampai

sedang menikmati keindahan terumbu karang di dasar laut
sesuatu yg menantang tapi menyenangkan

berpose saat menyelam bersama teman teman

Proyek PLTU 1 Jawa Timur, Pacitan


Kapasitas 2×315 MW
Lokasi di Jl. Pacitan – Trenggalek Km. 55 Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan
Telp. (0357) 442241
Facs. (0357) 442241

PLTU 1 Jawa Timur,Pacitan dibangun diatas lahan seluas 65 ha, terletak di laut selatan pulau Jawa, Desa Sukorejo, kecamatan Sidomoro, sekitar 30 km arah timur Pacitan, Propinsi Jawa Timur.
Proyek PLTU 1 Jawa Timur, Pacitan ini memiliki dua unit pembangkit dengan kapasitas total tenaga listrik yang dihasilkan sebesar 630 MW, dimana kapasitas masing-masing unit pembangkit sebesar 315 megawatt. Energi listrik yang dihasilkan PLTU Pacitan nantinya akan disalurkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV sepanjang 35,65 kilometer ke Gardu Induk Pacitan Baru dan sepanjang 84,8 kilometer ke Gardu Induk Wonogiri.

ASAL USUL KOTA PACITAN



            Ketika itu, yang menjadi penguasa di Kerajaan Mataram yaitu Sunan Pakubuwono, dan mempunyai adik bernama Pangeran Mangkubumi. Pangeran Mangkubumi besar sekali jasanya di Mataram. Tetapi, karena pengaruh dari Patih Pringgalaya, Sunan Pakubuwono tidak memberikan jabatan kepada Pangeran Mangkubumi. Akibatnya Pangeran Mangkubumi kecewa. Pangeran Mangkubumi bertambah kecewa lagi mengetahui Patih Pringgalaya mengadakan hubungan dengan Belanda. 

            Pangeran Mangkubumi benci sekali terhadap Belanda yang ingin mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya dari Mataram. Maka dari itu, beliau meninggalkan Mataram bersama prajuritnya.

            Pangeran Mangkubumi beserta prajuritnya menjalankan perang gerilya umtuk melawan Belanda. Belanda kewalahan karena prajuritnya semakin habis dan justru meminta bantuan kepada Mataram. Mataram yang kemudian mengirimkan pasukan dengan pimpinan Patih Pringgalaya bersama Belanda membuat pupus semangatnya Pangeran Mangkubumi dan terus menyerang sehingga Pangeran Mangkubumi kewalahan.

            Karena terdesak, Pangeran Mangkubumi memilih mundur dan bersama dengan para prajuritnya pergi ke arah timur melewati hutan-hutan dan gunung-gunung. Hingga akhirnya, mereka sampai di puncak Gunung Puger. Disana, mereka beristirahat menghilangkan lelah. Pada waktu itu, prajurit Pangeran Mangkubumi hanya tinggal 12 orang saja, salah satunya bernama Setraketipa. Walaupun ia hanya seorang perawat kuda, tetapi Setraketipa kerjanya rajin sekali. Maka Pangeran Mangkubumi sangat sayang kepadanya.

Setraketipa mengerti kalau Pangeran Mangkubumi dan prajuritnya lelah sekali. Selain itu mereka pasti merasa lapar dan haus. Ketika tidak ada yang kuat mencari makanan dan minuman, Setraketipa kemudian nekat berangkat walaupun dia sendiri juga merasa lemas. Dia masuk ke dalam hutan untuk mencari buah-buahan atau apa saja yang bisa untuk pengganjal perut dan sumber air untuk menghilangkan rasa dahaga. Di waktu mencari buah-buahan dan sumber air, Setraketipa melihat ada banyak buah-buahan yang wujudnya jelek dan baunya pun tidak enak. Buah itu adalah pace. Setraketipa tidak tega memberikan buah pace itu untuk Pangeran Mangkubumi dan prajuritnya. Tetapi akhirnya dia melihat ketela dan buah-buahan lain yang sedikit mengandung air. Ketika akan kembali, Setraketipa juga merasakan lapar dan dahaga. Tetapi dia tidak tega jika memakan buah-buahan dan minum air yang akan diberikan kepada Pangeran Mangkubumi dan prajuritnya. Akhirnya dia mengambil buah pace. Buah pace tersebut diperas, diambil airnya lalu diminum. Daging buah pace itu lalu dimakan. Anehnya, Setraketipa merasa badannya menjadi segar bugar dan hilang rasa lelahnya. Dia kemudian kembali untuk memberikan buah-buahan dan air untuk Pangeran Mangkubumi serta prajuritnya.

            Pangeran Mangkubumi dan prajuritnya sesudah memakan buah-buahan dan minum sedikit air, tenaganya pulih sedikit demi sedikit. Begitu juga seterusnya. Setraketipa selalu mencarikan buah-buahan dan air untuk Pangeran Mangkubumi dan prajuritnya. Sedangkan dia hanya makan buah pace dan meminum airnya.

Hari-hari berikutnya, Pangeran Mangkubumi dan prajuritnya meksa kekuwatane durung pati pulih karena cuma makan buah-buahan sedikit. Berbeda dengan Setraketipa yang semakin lama semakin segar bugar. Mengetahui hal itu, Pangeran Mangkubumi curiga. Dia lalu memanggil Setraketipa.

            “Setra, jika kulihat badanmu itu kok semakin lama semakin kuat dan segar? Berbeda dengan aku dan kawan-kawanmu yang masih lemas, belum pulih tenaganya.”

            “Mohon maaf, Gusti Mangkubumi. Saya bisa seperti ini karena saya selalu makan buah pace dan meminum air perasannya. Jika itu yang membuat saya jadi begini.”

            “Apa? Jadi buah-buahan jelek dan baunya menyengak itu yang membuat badanmu jadi seperti ini?”

            “Mohon ampun, Gusti. Saya tidak tega jika memberikan buah pace tersebut kepada Gusti Mangkubumi dan para prajurit. Saya takut jika Gusti tidak suka.”

            “Tidak apa-apa, Setra. Saya memang punya pikiran kalau buah pace tidak enak dimakan. Kawan-kawanmu pasti juga berpikiran sama. Tetapi sekarang buktinya kekuatanmu pulih karena buah pace tersebut. Kalau begitu saya ingin buah pace, Setra.”

            “Kalau begitu, akan saya buatkan, Gusti.” Jawab Setraketipa yang kemudian memetik buah pace sebanyak-banyaknya. Buah-buah pace tersebut lalu diperas airnya untuk diminum dan daging buahnya disisihkan untuk dimakan Pangeran Mangkubumi dan prajurit-prajuritnya.

            Ajaib, seketika! Sasudah minum air perasan dan makan daging pace, tubuh Pangeran Mangkubumi dan prajurit-prajuritnya seperti dihidupkan kembali. Terasa segar bugar dan kekuatan yang tadinya hilang telah kembali.

            Pangeran Mangkubumi dan prajuritnya kemudian meneruskan perjalanan. Di sepanjang jalan terlihat banyak buah pace. Pangeran Mangkubumi berhenti sebentar dan berkata.

            “Hai, para prajuritku! Kita semua selamat karena dari jasa Setraketipa. Untuk itu, kalian semua menjadi saksi jika nanti perjuangan kita berhasil, daerah yang banyak pace ini menjadi milik Setraketipa. Daerah ini saya beri nama Pacetan.”

            Begitulah terjadinya daerah Pacetan yang berganti nama menjadi Pacitan sampai sekarang.

Sabtu, 08 Maret 2014

baby face dengan masker putih telur

pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas tentang manfaat masker putih telur dan cara pembutanya serta cara pemakainya.

Berikut ini Bahan - bahan dan peralatan yang di butuhkan untuk membuat masker putih telur.
  • es batu
  • 1 butir telur ayam kampung
Sementara peralatan yang di butuhkan.
  • kuas kecil
  • mangkuk kecil
  • garpu atau sendok
bila bahan dan peralatan telah siap semua berikut cara pembutanya
  • pecahkan telur dan pisahkan dari kuning telurnya
  • masukan putih telur ke dalam mangkuk kecil
  • kocok putih telur tadi dalam mangkuk kecil hingga berbusa dan mengental
  • bila sudah mengental putih telur sudah siap di gunakan


berikut cara pemakain masker putih telur.
  • bersihkan wajah samapi bersih bisa menggunakan pembersih wajah.
  • oleskan masker putih telur mengunakan kuas kecil hingga merata keseluruh wajah setelah itu di diamkan antara kurang lebih 10 menit hingga kering dan meresap ke pori - pori wajah
  • setelah itu bilas wajah dengan air hangat dan kemudian keringkan
  • Usapkan es batu ke wajah Anda secara perlahan untuk menutup pori-pori wajah Anda


lakukan cara tersebut secara teratur  dan rutin untuk memperoleh manfaat masker putih telur tersebut.
selain sebagai nutrisi pori - pori wajah masker telur putih juga bermanfaat untuk.
  • mengangkat minyak dan kotoran wajah
  • menghilangkan komedo 
  • menghilangkan bekas jerawat
  • dan mencegah timbulnya jerawat